Ask me anything   Submit   Change Unhealthy Living Into A Healthy Way Of Living

twitter.com/ayosehat:

    AYO KENALI GIGI LEBIH DEKAT
Coba bayangkan seberapa penting gigi bagi manusia. Gigi merupakan bagian dari sistem pencernaan, berperan dalam mastikasi atau pengunyahan. Orang yang tidak memiliki gigi tentu akan kesulitan dalam mengkonsumsi makanan karena tidak dapat menghaluskan makanan. Gigi juga memiliki nilai estetik terutama untuk gigi bagian depan. Kehilangan gigi dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, karena itu penting bagi kita untuk menjaga kesehatan gigi.
Orang dewasa memiliki susunan gigi lengkap sejumlah 32 gigi, 16 gigi tertanam di rahang atas (maksilla) dan 16 gigi rahang bawah (mandibula). Gigi permanen ini didahului oleh satu set gigi desidui (20 buah) yang muncul sekitar 6 bulan setelah lahir dan lengkap pada umur 6-8 tahun. Gigi ini akan tanggal antara umur 6-13 dan diganti secara berangsur oleh gigi permanen.
Semua gigi terdiri atas sebuah mahkota yang menonjol di atas gusi atau gingiva, dan satu atau lebih akar gigi yang tertanam di dalam lubang atau alveolus di dalam tulang maksilla / mandibula. Batas antara mahkota dan akar gigi disebut leher gigi atau serviks.
Bagian-bagian Gigi
Secara garis besar, gigi terdiri dari bagian keras dan bagian lunak. Bagian keras terdiri atas 3 jaringan berbeda, yaitu dentin, email, dan sementum. Bagian lunak gigi yaitu pulpa yang mengisi rongga pulpa.
Email gigi merupakan substansi paling keras pada tubuh. Email berwarna putih kebiruan dan hampir transparan. Email memberikan perlindungan awal yang utama terhadap proses karies. Email terdiri atas 92% mineral dalam bentuk Kristal hidroksiapatit dan 8% bahan organic dan air. Dentin terdiri atas 65% bahan anorganik, sisanya adalah bahan organic dan air yang membuat dentin lebih mudah dipotong dengan bur gigi daripada email. Sementum adalah jaringan kalsifikasi yang tipis yang menutupi dentin pada akar. Fungsi utama sementum yaitu untuk memberikan perlekatan dengan fibrin kolagen dari ligament periodontal. Kandungan sementum terdiri dari 65% bahan anorganik dengan kandungan utama kalsium hidroksi apatit, dan sisanya bahan organic dan air. Rongga pulpa merupakan ruang yang terdapat di dalam gigi berisi jaringan pulpa. Di dalam pulpa terdapat berbagai elemen jaringan seperti pembuluh darah, persyarafan, serabut jaringan ikat, cairan interstitial, dan sel-sel seperti fibroblast, odontoblast dan sel imun.
Gigi dapat bertahan di dalam rongga mulut meskipun setiap hari kita menggunakannya untuk mengunyah adalah karena gigi ditahan oleh jaringan pendukung gigi / jaringan periodontal. Jaringan ini terdiri dari beberapa jaringan yang berbeda-beda, yaitu gingiva / gusi, ligament periodontal, sementum, dan tulang alveolar.  Kerusakan pada jaringan periodontal yang parah dapat menyebabkan terlepasnya gigi.
Di dalam rongga mulut, gigi dikelilingi oleh gusi yaitu membrane mukosa mulut yang menutup prosesus alveolaris. Pada orang muda gusi akan melekat pada email, namun dengan meningkatnya usia, gusi akan terlepas dari email sehingga akan melekat pada sementum. Keadaan ini disebut dengan resesi gingiva.
 

    AYO KENALI GIGI LEBIH DEKAT

    Coba bayangkan seberapa penting gigi bagi manusia. Gigi merupakan bagian dari sistem pencernaan, berperan dalam mastikasi atau pengunyahan. Orang yang tidak memiliki gigi tentu akan kesulitan dalam mengkonsumsi makanan karena tidak dapat menghaluskan makanan. Gigi juga memiliki nilai estetik terutama untuk gigi bagian depan. Kehilangan gigi dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, karena itu penting bagi kita untuk menjaga kesehatan gigi.

    Orang dewasa memiliki susunan gigi lengkap sejumlah 32 gigi, 16 gigi tertanam di rahang atas (maksilla) dan 16 gigi rahang bawah (mandibula). Gigi permanen ini didahului oleh satu set gigi desidui (20 buah) yang muncul sekitar 6 bulan setelah lahir dan lengkap pada umur 6-8 tahun. Gigi ini akan tanggal antara umur 6-13 dan diganti secara berangsur oleh gigi permanen.

    Semua gigi terdiri atas sebuah mahkota yang menonjol di atas gusi atau gingiva, dan satu atau lebih akar gigi yang tertanam di dalam lubang atau alveolus di dalam tulang maksilla / mandibula. Batas antara mahkota dan akar gigi disebut leher gigi atau serviks.

    Bagian-bagian Gigi

    Secara garis besar, gigi terdiri dari bagian keras dan bagian lunak. Bagian keras terdiri atas 3 jaringan berbeda, yaitu dentin, email, dan sementum. Bagian lunak gigi yaitu pulpa yang mengisi rongga pulpa.

    Email gigi merupakan substansi paling keras pada tubuh. Email berwarna putih kebiruan dan hampir transparan. Email memberikan perlindungan awal yang utama terhadap proses karies. Email terdiri atas 92% mineral dalam bentuk Kristal hidroksiapatit dan 8% bahan organic dan air. Dentin terdiri atas 65% bahan anorganik, sisanya adalah bahan organic dan air yang membuat dentin lebih mudah dipotong dengan bur gigi daripada email. Sementum adalah jaringan kalsifikasi yang tipis yang menutupi dentin pada akar. Fungsi utama sementum yaitu untuk memberikan perlekatan dengan fibrin kolagen dari ligament periodontal. Kandungan sementum terdiri dari 65% bahan anorganik dengan kandungan utama kalsium hidroksi apatit, dan sisanya bahan organic dan air. Rongga pulpa merupakan ruang yang terdapat di dalam gigi berisi jaringan pulpa. Di dalam pulpa terdapat berbagai elemen jaringan seperti pembuluh darah, persyarafan, serabut jaringan ikat, cairan interstitial, dan sel-sel seperti fibroblast, odontoblast dan sel imun.

    Gigi dapat bertahan di dalam rongga mulut meskipun setiap hari kita menggunakannya untuk mengunyah adalah karena gigi ditahan oleh jaringan pendukung gigi / jaringan periodontal. Jaringan ini terdiri dari beberapa jaringan yang berbeda-beda, yaitu gingiva / gusi, ligament periodontal, sementum, dan tulang alveolar.  Kerusakan pada jaringan periodontal yang parah dapat menyebabkan terlepasnya gigi.

    Di dalam rongga mulut, gigi dikelilingi oleh gusi yaitu membrane mukosa mulut yang menutup prosesus alveolaris. Pada orang muda gusi akan melekat pada email, namun dengan meningkatnya usia, gusi akan terlepas dari email sehingga akan melekat pada sementum. Keadaan ini disebut dengan resesi gingiva.

     

    — 3 years ago